G e i s h a





Geisha (芸者 "seniman")
adalah seniman-penghibur tradisional Jepang. Kata geiko digunakan di Kyoto bahasa Inggris:/ˈgeɪ ʃa/ ("gei-" - "may").

Di Kansai, istilah "geiko" (芸妓) dan geisha pemula "maiko" (舞妓) digunakan sejak Restorasi Meiji. Istilah "maiko" hanya digunakan di distrik Kyoto.

Pengucapan ˈgi ʃa ("gei-" - "key") atau "gadis geisha" umum digunakan pada masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang, mengandung konotasi prostitusi.

Di Republik Rakyat Cina, kata yang digunakan adalah "yi ji," yang pengucapannya mirip dengan "ji" dalam bahasa Mandarin yang berarti prostitusi.


Geisha belajar banyak bentuk seni dalam hidup mereka, tidak hanya untuk menghibur pelanggan tetapi juga untuk kehidupan mereka.

Rumah-rumah geisha ("Okiya") membawa gadis-gadis yang kebanyakan berasal dari keluarga miskin dan kemudian melatih mereka. Semasa kanak-kanak, geisha seringkali bekerja sebagai pembantu, kemudian sebagai geisha pemula (maiko) selama masa pelatihan.

yang khas dari Geisha selain risan nya yang mengunakan bedak berwarna putih dan bentuk sanggul dengan tusuk rambut dan bunga sebagai penanda tinggi rendah nya tingkatan derajat juga tentunya busana yang mereka kenakan yaitu kimono.
Kimono yang dipakai oleh geisha biasanya disesuaikan dengan aktifitas mereka.untuk upacara teh,melayani para tamu dan upacara sakral lainya mengunakan warna dan corak yg berbeda.